Recent Posts

Mengulas tentang sejarah ANDROID

Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang aplikasi piranti bergerak

Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)

Android versi 2.2 Froyo ini menambahkan beberapa fitur yang lebih baik dari android versi Eclair 2.1.

Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)

Android versi 2.2 Froyo ini menambahkan beberapa fitur yang lebih baik dari android versi Eclair 2.1.

Android versi 2.3 (Gingerbread)

Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming)

Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)

Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis.

Showing posts with label Versi2 Android. Show all posts
Showing posts with label Versi2 Android. Show all posts

Friday, October 21, 2011

Android versi 1.5 (Cupcake)

Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur

Versi Cupcake ini masih memiliki fitur-fitur yang terbatas seperti
• Kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera
• Soft-keyboard dengan text prediction
• Mengupload video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon,
• Dukungan Bluetooth A2DP dan AVRCp,
• Kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth
• Animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.
• Start-up kamera dan menangkap gambar lebih cepat
• Much faster acquisition of GPS location (diidukung SUPL AGPS)
• Scrolling halaman lebih halus di Browser
• Speedier GMail conversation list scrolling

Android 4.0 Ice Cream Sandwich


Demo yang diperlihatkan Google dalam acara rilis Android 4.0 Ice Cream Sandwich tanggal 19 oktober kemarin di Hong Kong menunjukkan bahwa Android versi terbaru itu begitu mengesankan. Untuk mengetahui lebih detail tentang Android Ice Cream Sandwich berikut ulasanya.

Berikut adalah fitur-fitur di Ice Cream Sandwich
1. Roboto: Droid Sans yang telah menjadi font di Android telah diganti dengan typeface baru bernama Roboto.
2. Landscape Controls: Di Galaxy Nexus Anda tidak akan menemukan physical buttons dan menggantinya dengan classic Android buttons di screen. Untuk memutar video atau saat menjadikan Ice Cream Sandwich device dalam widescreen mode maka secara otomatis Android button itu akan hilang. Artinya, Anda akan mendapatkan tampilan video yang lebih lebar.
3. Flexible Widgets: widget bawaan Ice Cream Sandwich dengan mudah bisa diubah ukurannya. Setiap widget juga punya ruang sendiri di app drawer.
4. Folders: Dragging apps dan contacts akan menciptakan folder yang bisa ditata ulang ala iOS.
5. Favorites Tray: Anda kini bisa menyimpan aplikasi, inks dan folder favorit ke dalam sebuah Favorite Tray sehingga memudahkan akses.
6. Taking Screenshots: Tekan dan tahan power button dan volume down button untuk membuat screenshot.
7. Notifications: Google melakukan perombakan besar di area ini. Kini music control telah terintegrasi dan notifikasi juga mudah dihilangkan dengan cara swipe ke kiri atau kanan.
8. Copy & Paste: Fitur copy/paste mendapatkan perbaikan sehigga lebih mudah dilakukan. Anda bisa melingkari teks yang akan dicopy tanpa harus hightlight kata atau kalimat seperti di versi Android sebelumnya.
9. Face Unlock: fitur Face Unlock ini memungkinkan Anda untuk unlock ponsel dengan cara melihat pada kamera depan
10. Talk-to-Text: Voice input di Android semakin cerdas saja. Talk-to-text di Android 4.0 lebih akurat dan hemat waktu.
11. Browser: browser bawaan Android kini dilengkapi tab dengan maksimum 16 tabs. Web pages juga bisa disimpan offline untuk dilihat lain waktu. Anda juga bisa secara langsung mengeset versi desktop dari sebuah situs yang tengah Anda buka.
12. Gmail: Gmail di Ice Cream Sandwich memiliki two-line previews dan context-sensitive action bar di bagian bawah screen. Gesture support memungkinkan Anda untuk swipe ke kiri dan kanan antar email.
13. People App: Google juga mendesain ulang contact list. Pemilik ponsel memiliki profile sendiri sementara contact lain didapat dari Google+, Facebook, Twitter, dsb. Anda bisa mengatur favorite contacts dan orang-orang tertentu yang sering Anda hubungi bisa diletakkan di homescreen atau di folder sehingga mempercepat akses.
14. Calendar: desain ulang UI di Calendar memberikan kemampuan pinch-to-zoom di banyak bagian Calendar page.
15. Data Usage: Anda sekarang bisa memerisa penggunaan data dalam selang waktu tertentu termasuk kemampuan untuk melihat aplikasi apa yang memerlukan data besar. Juga, Anda bisa membatasi pemakaian data untuk waktu tertentu.
16. Camera: Anda pasti menyukai tampilan baru Camera app di Ice Cream Sandwich. Anda bisa menemukan image stabilization, perbaikan autofocus dan integrasi dengan aplikasi lain untuk mengirim foto atau instant upload ke Google+. Ada pula built-in face detection, panorama dan time lapse modes juga on-the-fly photo retouching and enhancements.
17. Android Beam: Ini adalah sebuah sharing platform yang didukung oleh NFC sehingga memungkinkan Anda untuk share hampir semua jenis konten, menyimpan aplikasi yang secara otomatis link akan terkirim ke Market.

Monday, August 22, 2011

Android versi 2.0/2.1 (Eclair)


Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.

Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.

Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.

Saturday, August 20, 2011

Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)


Android versi 2.2 Froyo ini menambahkan beberapa fitur yang lebih baik dari android versi Eclair 2.1. Android Froyo resmi dirilis oleh google untuk system operasi smartphone dengan platform terbuka seperti Linux untuk PC. Android memang menjadi fenomena seperti OS Blackberry, OS iPhone dan windows mobile untuk gadget pintar smartphone. Apalagi dukungan aplikasi untuk Android saat ini terus bertambah banyak baik yang gratis maupun yang bayar yang dapat diunduh di market android.

Beberapa fitur baru yang dibawa oleh Android Froyo:

1. Peningkatan Performa
Google menunjukkan versi terbaru Android Froyo mampu membuat aplikasi berjalan lebih cepat dibanding Android 2.1 (Eclair). Froyo memakai teknik kompilasi just-in-time yang mampu mendongkrak runtime aplikasi hingga 2-5 kali lebih cepat dari sebelumnya.

2. Enterprise Friendly
Android Froyo diklaim goole kini lebih enterprise friendly. Terdapat lebih dari 20 fitur enterprise yang ditambahkan pada Android Froyo.

3. Cloud-To-Device Messaging API
Fitur Froyo terbaru ini memungkinkan user untuk mengirimkan pesan dari internet ke handset Android. Sebagai contoh Peta Google Maps yang dibuka menggunakan PC dapat dikirimkan ke perangkat Android sehingga peta yang sama dapat dibuka pada ponsel Android.

4. WiFi Hotspot portable
Android Froyo juga menghadirkan dukungan agar perangkat Android bisa difungsikan sebagai hotspot WiFi portable untuk akses internet perangkat disekitarnya.

5. Mobile Browser Tercepat
Menggunakan mesin javascript untuk browser Android seperti yang digunakan pada google chrome, Google mengklaim browser Android Froyo menjadi yang tercepat di dunia. Froyo mempunyai mobile browser dengan kinerja 2-3 kali lebih cepat dibanding browser pada perangkat Android Eclair dan iPad.

6. Fitur Pencarian

Beberapa perbaikan pada fitur pencarian dengan suara. Pengguna kini bisa menggunakan peritah ‘call‘ untuk melakukan panggilan langsung. Selain itu pengguna bisa melakukan pencarian aplikasi yang terpasang melalui kotak pencarian. Developer aplikasi juga dapat memasukkan aplikasi ke dalam kotak pencarian sehingga pengguna dapat mencari data yang terdapat dalam aplikasi.

7. Dukungan voice recognition

Voice recognition digunakan untuk Google Translate untuk mengubah query ke dalam bahasa yang diinginkan pengguna.

8. Aplikasi dan Update
Program atau aplikasi dapat disimpan didalam memory SD Card. Pada versi Eclair pengguna mengalami kesulitan untuk menyimpan aplikasi ke SD Card sehingga jumlah aplikasi yang diinstall pun sangat terbatas karena tergantung kapasitas memory perangkat Android. Kini pengguna Android dapat secara otomatis menginstall aplikasi ke SD Card atau juga dapat memindahkan langsung aplikasi ke SD Card secara manual.
Selain itu Android Froyo juga menghadirkan fitur auto update OS dan update aplikasi secara simultan sehingga memudahkan pengguna mengupdate system dan aplikasi. Bagi para pengembang aplikasi atau anda yang ingin mencoba Android silahkan download SDK Android Froyo untuk mendapatkan fitur yang lebih baik.

Android versi 2.3 (Gingerbread)


Gingerbread adalah merupakan generasi penerus android froyo. Fitur –fitur Android Gingerbread sendiri adalah sebagai berikut :
NFC (Near-Field Communication)
Aplikasi NFC akan tersedia di dalam Gingerbread, ini memungkinkan produsen gadget untuk membuat perangkat yang bisa digunakan untuk transaksi nirkabel alias dompet elektronik.

Dukungan pada Kamera Depan
Aplikasi kamera di Android 2.3 sudah mendukung kamera depan sejak awalnya. Artinya produsen seperti HTC, yang salah satu versi ponsel Androidnya sudah memiliki dua kamera, bisa langsung memasang dua kamera di ponsel Android.

Ponsel Internet
Kemampuan teleponi via internet, atau Voice over IP, akan didukung pada tingkat sistem operasi. Tanpa aplikasi tambahan, pengguna sudah bisa membuat panggilan VoIP, tentu dengan setting SIP manual.

Tampilan yang Lebih Rapih
Tampilan antarmuka dari Gingerbread konon bakal makin rapih dan mudah dipelajari. Menu dan tema visual diperbaiki oleh Google untuk memudahkan navigasi.

Manajemen Aplikasi 
Akan tersedia shortcut untuk sebuah aplikasi bernama Manage Applications. Di sini pengguna bisa melihat berapa besar memori yang diserap oleh masing-masing aplikasi yang sedang berjalan.

Input Teks Lebih Cepat
Keyboard Android Gingerbread dijanjikan akan lebih baik, dengan beberapa perubahan lokasi dan bentuk. Selain itu ada kemampuan memperbaiki salah ketik lewat kamus bawaan.

Copy Paste
Kemampuan untuk memilih (select) lalu melakukan Copy, Cut atau Paste di Gingerbread menjadi semakin baik. Cara penggunaannya mirip yang dilakukan Apple pada iOS, lengkap dengan marker yang bisa digeser sebelum menyalin.

Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)

Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom.

Apa saja yang patut diketahui tentang Honeycomb sebelum kita berkesempatan untuk mengeksplorasinya?

1. Tampilan Antarmuka

Apa yang berbeda? Efek 3D lebih banyak ditampilkan dan layout yang terkesan lebih “lega” karena didesain khusus untuk tablet sehingga pengguna bisa mengeksplorasi lebih banyak kemampuan multi-touch screen yang dimiliki tablet.

2. System Bar & Action Bar

Di bagian paling bawah dari layar, terdapat System Bar untuk memonitor notifikasi, sinyal dan daya baterai juga menavigasi lebih jauh ke dalam sistem operasi.

Action Bar, akan muncul di bagian atas layar ketika pengguna membuka aplikasi yang memberikan kemudahan mengakses menu dari aplikasi tersebut.

3. Widget

Widget redefined. Tak hanya menampilkan fragmen dari sebuah aplikasi, namun widget di Honeycomb menampilkan lebih banyak fitur dan interaktivitas. Sebagai contoh, widget Google Mail tak hanya sebagai notifikasi e-mail masuk, namun dapat menampilkan inbox secara utuh.

4. Browser

Browser sudah dilengkapi dengan multi-tab sehingga pengguna dapat mengakses beberapa situs secara bersamaan dengan mudah. Terdapat pula pilihan “incognito” mode yang memungkinkan pengguna untuk browsing secara anonim untuk melindungi privasi.

5. E-mail


Aplikasi e-mail dirancang untuk penggunaan layar sentuh dengan kemudahan drag & drop . Selain itu, untuk e-mail & browser, pengguna dapat lebih mudah melakukan copy & paste teks melalui Action Bar.

6. High-performance graphic
Honeycomb memberikan ruang bagi grafis untuk beraksi maksimal. Untuk grafis 3D, terdapat renderscript khusus – yang didukung dengan performa perangkat keras dapat memberikan tampilan halus dan cepat, terutama untuk games HD (High Definition).

7. Keistimewaan Android yang sama
Tentunya di Android 3.0 – Honeycomb ini pengguna masih dapat mengakses situs dengan Flash 10.1/2 dan tetap dapat berkunjung kapan saja ke Android Market untuk mengunduh berbagai aplikasi gratis untuk produktivitas, edukasi dan entertainment.